Skip to content
9 Mei 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami
  • Padangan Digital Farm
  • Tentang Kami

Padangan News

Suara Lokal, Perspektif Nasional

Express Posts List

RANGGALAWE
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
TUBAN – Ranggalawe atau Raden Haryo Ronggo Lawe merupakan salah satu tokoh paling penting dalam sejarah Jawa...
Lanjutkan Membaca Read more about Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M
Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa lamajang 1
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong ngerong
  • Kebudayaan

Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Tuntunan Tata Krama Jawa Menurut Serat Wulangreh PBIV
  • Kebudayaan

Tuntunan Tata Krama Jawa Menurut Serat Wulangreh

Redaksi Padangan 6 hari ago 0
Wali Kidangan Malo Bojonegoro, Meniti Perjalanan Spiritual Pangeran Narasoma Sejak 1587 M kidangan
  • Kebudayaan

Wali Kidangan Malo Bojonegoro, Meniti Perjalanan Spiritual Pangeran Narasoma Sejak 1587 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 0

Posts List

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan MEDANG
  • Sejarah Bojonegoro

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan

Redaksi Padangan 5 hari ago 1
Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia TEXAS 1
  • Pariwisata

Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia

Redaksi Padangan 5 hari ago 2
Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M RANGGALAWE
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa lamajang 1
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1

Express Posts List

MEDANG
  • Sejarah Bojonegoro

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan

Redaksi Padangan 5 hari ago 1
PRALAYA 1016 – Runtuhnya Kemaharajaan Medang pada tahun 1016 Masehi merupakan salah satu peristiwa paling monumental dalam...
Lanjutkan Membaca Read more about Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan
Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia TEXAS 1
  • Pariwisata

Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia

Redaksi Padangan 5 hari ago 2
Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M RANGGALAWE
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa lamajang 1
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong ngerong
  • Kebudayaan

Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong

Redaksi Padangan 6 hari ago 1

Trending News

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan MEDANG 1
  • Sejarah Bojonegoro

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan

Redaksi Padangan 5 hari ago 1
Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia TEXAS 1 2
  • Pariwisata

Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia

Redaksi Padangan 5 hari ago 2
Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M RANGGALAWE 3
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa lamajang 1 4
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong ngerong 5
  • Kebudayaan

Menelusuri Jejak Sejarah Desa Rengel 2025, Dari Karst Utara Sampai Goa Ngerong

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Primary Menu
  • Beranda
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi
  • Pertanian
    • Pertanian
    • Harga Sembako
    • Harga Komoditas
  • Peternakan
    • Peternakan
    • Ternak Kambing
    • Harga Ternak
    • Ternak Unggas
  • Sejarah
    • Sejarah Bojonegoro
    • Sejarah Lokal
    • Sejarah Nasional
    • Sejarah Dunia
  • Opini
    • Kolom Pembaca
    • Analisis
    • Editorial
  • Padangan Digital Farm
    • Padangan Digital Farm
    • Smart Farming
    • City Farming
    • Pekarangan Hijau
    • Produk Unggulan
  • Kebudayaan
    • Kebudayaan
    • INOVASI
    • Liputan Lapangan
  • Pariwisata
    • Pariwisata
    • Wisata Alam
    • Wisata Sejarah
    • Wisata Budaya
  • UMKM
    • Pelaku UMKM
Light/Dark Button
Facebook
  • Home
  • Sejarah
  • Sejarah Nasional
  • Sejarah Kota Tua Padangan 1677-1725
  • Pariwisata
  • Sejarah Nasional

Sejarah Kota Tua Padangan 1677-1725

Redaksi Padangan 4 minggu ago (Last updated: 3 hari ago) 5 minutes read 7 comments

Sejarah Kota Tua Padangan 1677-1725

Kota Tua Padangan menempati posisi yang sangat penting dalam sejarah politik regional Jawa Timur bagian barat, terutama dalam konteks transformasi besar struktur pemerintahan Jawa pasca krisis Kesultanan Mataram pada akhir abad ke-17. Berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, wilayah Jipang secara administratif mengalami perubahan monumental pada 20 Oktober 1677, ketika statusnya ditingkatkan dari kadipaten menjadi kabupaten melalui kebijakan Susuhunan Amangkurat II.

Pada momentum tersebut, Pangeran Mas Tumapel (Mas Toemapel) dilantik sebagai Wedana Bupati Mancanegara Wetan sekaligus Bupati Jipang pertama, sementara Padangan ditetapkan sebagai pusat pemerintahan baru. Peristiwa ini bukan sekadar pergantian administratif biasa, melainkan bagian dari restrukturisasi besar pasca runtuhnya stabilitas politik Mataram akibat Pemberontakan Trunojoyo. Dalam sejarah Bojonegoro modern, tanggal ini menjadi fondasi resmi lahirnya sistem pemerintahan regional yang terorganisasi. Dengan demikian, Kota Tua Padangan merupakan salah satu pusat kekuasaan terpenting yang pernah membentuk lanskap politik Jawa Timur pedalaman.

Table of Contents

Toggle
  • Kadipaten Jipang Panolan
  • Pemberontakan Trunojoyo
  • Pelantikan Pangeran Mas Toemapel
  • Pemindahan Ibukota Ke Rajekwesi
  • Padangan Awal Bojonegoro

Kadipaten Jipang Panolan

Secara historis, akar kekuasaan Padangan tidak dapat dilepaskan dari warisan besar Kadipaten Jipang Panolan, sebuah wilayah yang sejak abad ke-16 telah memainkan peran strategis dalam konfigurasi politik Jawa pasca Demak. Jipang merupakan basis kekuasaan Arya Penangsang, tokoh penting dalam konflik suksesi Kesultanan Demak setelah wafatnya Sultan Trenggana. Setelah Arya Penangsang dikalahkan oleh kekuatan Jaka Tingkir pada 1549, struktur politik Jipang kemudian diintegrasikan ke dalam orbit Kesultanan Pajang.

Dalam fase berikutnya, ketika Pajang melemah dan Kesultanan Mataram tumbuh sebagai kekuatan dominan baru, wilayah Jipang tetap memiliki nilai strategis tinggi sebagai kawasan frontier politik di Jawa Timur bagian barat. Posisi inilah yang kemudian memungkinkan Padangan berkembang sebagai titik konsolidasi baru ketika pusat-pusat kekuasaan lama mengalami guncangan. Dengan lokasi yang aman secara geopolitik dan memiliki kapasitas ekonomi regional yang kuat, Padangan menjadi pilihan rasional bagi elite Mataram untuk membangun ulang struktur pemerintahan di wilayah timur.

Pemberontakan Trunojoyo

Transformasi terbesar dalam sejarah Padangan terjadi akibat Pemberontakan Trunojoyo (1674–1680), salah satu perang sipil paling destruktif dalam sejarah Jawa Islam. Dipimpin oleh Raden Trunojoyo dari Madura, pemberontakan ini didukung oleh berbagai elemen anti-Mataram, termasuk bangsawan lokal yang menentang sentralisasi kekuasaan serta pasukan Makassar pimpinan Karaeng Galesong. Pada 1677, Trunojoyo berhasil merebut Plered, ibu kota Mataram, yang menyebabkan Amangkurat I melarikan diri sebelum akhirnya wafat. Putra mahkota naik takhta sebagai Amangkurat II, namun posisinya sangat lemah secara politik dan militer.

Dalam kondisi terdesak, Amangkurat II menjalin aliansi dengan VOC melalui Perjanjian Jepara 28 September 1677, sebuah langkah yang secara dramatis mengubah peta kekuasaan Jawa. Perjanjian tersebut memaksa Mataram menyerahkan konsesi besar kepada VOC, termasuk wilayah pesisir utara yang sebelumnya menjadi bagian penting jaringan ekonomi kerajaan. Kehilangan wilayah pesisir membuat Mataram membutuhkan pusat pemerintahan baru di pedalaman yang lebih aman, kuat secara ekonomi, dan mudah dikonsolidasikan. Dalam konteks inilah Padangan memperoleh peran geopolitik terbesarnya.

Pelantikan Pangeran Mas Toemapel

Pelantikan Pangeran Mas Tumapel pada 20 Oktober 1677 sebagai Bupati Jipang pertama menandai lahirnya fase baru dalam sejarah Padangan. Amangkurat II menempatkan Mas Tumapel bukan hanya sebagai pejabat administratif, tetapi sebagai figur strategis untuk menstabilkan Mancanegara Timur. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencatat bahwa Kabupaten Jipang memiliki posisi sangat penting dalam struktur politik regional karena berfungsi sebagai penyangga utama kekuasaan Mataram di wilayah barat Jawa Timur. Mas Tumapel bertanggung jawab atas konsolidasi pemerintahan, stabilisasi keamanan, penguatan ekonomi, serta pengawasan jalur perdagangan regional. Masa pemerintahannya yang berlangsung hingga 1705 menandai fase awal kejayaan Kota Tua Padangan sebagai pusat kekuasaan administratif dan ekonomi.

Periode 1677–1725 merupakan masa puncak kejayaan Kota Tua Padangan. Selama hampir lima dekade, Padangan berfungsi sebagai ibu kota resmi Kabupaten Jipang dan pusat pemerintahan strategis regional. Pemerintahan diteruskan oleh tokoh-tokoh seperti Ki Wirosentiko (1705–1718) dan Haryo Matahun, yang melanjutkan struktur administratif yang telah dibangun Mas Tumapel. Dalam fase ini, Padangan berkembang sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan kontrol politik regional. Keberadaan elite birokrasi, aktivitas ekonomi, serta jaringan dakwah Islam menjadikan wilayah ini sebagai ruang integratif antara kekuasaan negara, produksi ekonomi, dan legitimasi sosial-keagamaan. Sumber-sumber lokal dan arsip pemerintahan menunjukkan bahwa Padangan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas Jawa Timur bagian barat, sekaligus menjadi salah satu basis utama kepentingan Mataram di kawasan timur.

Pemindahan Ibukota Ke Rajekwesi

Namun supremasi politik Padangan tidak berlangsung selamanya. Pada masa pemerintahan Pakubuwono II, sekitar tahun 1725, pusat pemerintahan Kabupaten Jipang dipindahkan ke Rajekwesi, wilayah yang kemudian berkembang menjadi Bojonegoro modern. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan strategis baru yang mencakup sentralisasi administratif, efisiensi pemerintahan, dan orientasi kekuasaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan politik Mataram pada abad ke-18. Rajekwesi dinilai lebih efektif sebagai pusat pemerintahan jangka panjang dibanding Padangan. Dengan kebijakan tersebut, Padangan kehilangan statusnya sebagai ibu kota pemerintahan, menandai berakhirnya fase tertinggi peran politiknya. Meski demikian, wilayah ini tetap bertahan sebagai pusat perdagangan regional dan kemudian berkembang sebagai kawedanan penting pada masa kolonial Belanda.

Pada era kolonial Hindia Belanda, Padangan memang mengalami penurunan peran administratif formal, tetapi tidak kehilangan arti ekonominya. Wilayah ini tetap berkembang sebagai pusat distribusi hasil pertanian, perdagangan regional, serta ruang interaksi sosial lintas komunitas. Kehadiran pasar tua, jaringan niaga lokal, situs dakwah Islam, dan struktur permukiman historis menunjukkan bahwa identitas Padangan sebagai kota tua tidak pernah benar-benar hilang. Warisan sejarah seperti Kuncen, Menak Anggrung, makam tokoh ulama, serta tradisi genealogis Jipang memperkuat posisi Padangan sebagai salah satu kawasan memori sejarah paling penting di Bojonegoro.

Padangan Awal Bojonegoro

Validasi sejarah dari berbagai sumber lokal, arsip pemerintah, dan tradisi regional memperlihatkan bahwa Padangan bukan sekadar legenda atau mitos lokal, melainkan benar-benar pernah menjadi pusat pemerintahan strategis hasil restrukturisasi besar pasca krisis Trunojoyo. Secara kronologis, perjalanan sejarahnya dapat dipetakan melalui beberapa fase utama: warisan Kadipaten Jipang Panolan era Demak–Pajang, restrukturisasi akibat Pemberontakan Trunojoyo, Perjanjian Jepara 1677, pelantikan Mas Tumapel sebagai bupati pertama, masa kejayaan Kabupaten Jipang Padangan 1677–1725, serta pemindahan ibu kota ke Rajekwesi oleh Pakubuwono II.

Dengan seluruh rangkaian tersebut, Kota Tua Padangan harus dipahami sebagai salah satu pusat sejarah paling signifikan dalam pembentukan struktur pemerintahan Bojonegoro modern dan dinamika politik Jawa Timur bagian barat. Ia adalah ruang tempat warisan Jipang, kekuasaan Mataram, islamisasi regional, dan transformasi kolonial bertemu dalam satu lanskap sejarah yang kompleks. Dalam perspektif historiografi regional Jawa, Padangan merupakan salah satu simpul peradaban pedalaman yang memiliki kontribusi besar terhadap pembentukan identitas politik dan administratif Jawa Timur.

About the Author

Redaksi Padangan

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 141
Tags: BOJONEGORO PADANGAN WALISONGO

Post navigation

Previous: Badander, Saksi Bisu Prahara Besar Majapahit 1319 M
Next: Kusumawardhani, Penguasa Kabalan (Bojonegoro) Hingga 1389 M

7 thoughts on “Sejarah Kota Tua Padangan 1677-1725”

  1. Ping-balik: Jejak Dakwah Kyai Amin Di Desa Kalirejo Sejak 1949: Sosok Karismatik Pendiri Masjid Nurul Falah - Padangan News
  2. Ping-balik: Geger Rajekwesi 1827 - Runtuhnya Belanda Di Benteng Besi - Padangan News
  3. Ping-balik: R.T. Sosrodilogo Dan Geger Rajekwesi 1827-1828 - Padangan News
  4. Ping-balik: Sejarah Cepu Dari Ploentoran 1358 M Sampai Tjepoe Kota Minyak - Padangan News
  5. Ping-balik: Trunojoyo: Bukti Krusial dalam Arsip Dagregister van het Casteel Batavia (November 1670) - Padangan News
  6. Ping-balik: Dusun Bandar Kasiman Dan Jejak Strategis Tersembunyi Gerilya Perang Jawa 1828-1830 - Padangan News
  7. Ping-balik: Sejarah Desa Ngeper-Padangan : Pemukiman Kuno Abad 13 Era Hindu-Budha - Padangan News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Stories

TEXAS 1
  • Pariwisata

Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia

Redaksi Padangan 5 hari ago 2
RANGGALAWE
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
lamajang 1
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1

Harga Ternak Terkini

Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, Harga Kambing Di Indonesia Mulai Naik 165106-sheep-4810513_1920
  • Harga Ternak

Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, Harga Kambing Di Indonesia Mulai Naik

Redaksi Padangan 1 minggu ago 8
Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Kambing Naik 12-14% LAMBING 1
  • Harga Ternak

Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Kambing Naik 12-14%

Redaksi Padangan 4 minggu ago 2
Jelang Haji 2026, Harga Kambing Jatim Melonjak Kuat KOMPRES 1
  • Harga Ternak

Jelang Haji 2026, Harga Kambing Jatim Melonjak Kuat

Redaksi Padangan 1 bulan ago 9
Harga Kambing Bojonegoro Hari Ini 31 Maret 2026 ChatGPT Image 31 Mar 2026, 09.26.48
  • Harga Ternak

Harga Kambing Bojonegoro Hari Ini 31 Maret 2026

Redaksi Padangan 1 bulan ago 5

Harga Sembako Terkini

Harga Beras Terbaru Jawa Timur Hari Ini, 27 April 2026 beras
  • Harga Sembako

Harga Beras Terbaru Jawa Timur Hari Ini, 27 April 2026

Redaksi Padangan 2 minggu ago 1
Harga Beras Tetap Tinggi Saat Indonesia Surplus 2026 vincentnguyen-rice-up-japanese-2699316_1920
  • Analisis

Harga Beras Tetap Tinggi Saat Indonesia Surplus 2026

Redaksi Padangan 4 minggu ago 0
Harga Beras Masih Tinggi per 9 April 2026: Stok Aman, Tapi Ancaman Iklim Bisa Picu Lonjakan Baru beras 2
  • Harga Sembako

Harga Beras Masih Tinggi per 9 April 2026: Stok Aman, Tapi Ancaman Iklim Bisa Picu Lonjakan Baru

Redaksi Padangan 1 bulan ago 0
Harga Cabai 7 April 2026 – di Bojonegoro Berfluktuasi, Rawit Tembus Rp86 Ribu per Kilogram CABAI
  • Harga Sembako

Harga Cabai 7 April 2026 – di Bojonegoro Berfluktuasi, Rawit Tembus Rp86 Ribu per Kilogram

Redaksi Padangan 1 bulan ago 2

Harga Komoditas Lain

Krisis Pangan 2026 – 318 Juta Manusia di Ambang Kelaparan Global Krisis Pangan Global 2026
  • Harga Komoditas

Krisis Pangan 2026 – 318 Juta Manusia di Ambang Kelaparan Global

Redaksi Padangan 1 bulan ago 1
Harga Kelapa di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026-2027 Di Prediksi Terus Naik Harga Kelapa
  • Harga Komoditas

Harga Kelapa di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026-2027 Di Prediksi Terus Naik

Redaksi Padangan 1 bulan ago 5
Prediksi Harga Kelapa Tahun 2026-2027 Di Kabupaten Bojonegoro, Naik Atau Turun? kelapa (2)
  • Harga Komoditas

Prediksi Harga Kelapa Tahun 2026-2027 Di Kabupaten Bojonegoro, Naik Atau Turun?

Redaksi Padangan 1 bulan ago 5
Harga Kelapa Melesat : Di Ekspor Ke China 65 Ribu Ton KELAPA 3
  • Harga Komoditas

Harga Kelapa Melesat : Di Ekspor Ke China 65 Ribu Ton

Redaksi Padangan 1 bulan ago 3

Pekarangan Hijau

Integrated Farming-Cara Hemat Belanja Pangan Sampai 40% TANI 1
  • Pariwisata

Integrated Farming-Cara Hemat Belanja Pangan Sampai 40%

Redaksi Padangan 7 hari ago 1
Kenep Smart Village : Inovasi Pertanian Dan Masa Depan Bojonegoro K2
  • Kebudayaan

Kenep Smart Village : Inovasi Pertanian Dan Masa Depan Bojonegoro

Redaksi Padangan 1 minggu ago 2
Terbukti Ampuh, Diabetes Bisa Sembuh Dengan 5 Obat Herbal sandeephanda-bitter-melon-2776318_1920
  • Pekarangan Hijau

Terbukti Ampuh, Diabetes Bisa Sembuh Dengan 5 Obat Herbal

Redaksi Padangan 2 minggu ago 2
7 Makanan Rahasia Ini Terbukti Bikin Umur Panjang pexels-tea-1869716_1920
  • Pekarangan Hijau

7 Makanan Rahasia Ini Terbukti Bikin Umur Panjang

Redaksi Padangan 2 minggu ago 0

Padangan Digital Farm

Emas Merah Tembus Rp 61 Ribu, Petani Cabai Bojonegoro Bisa Raup Untung Besar cabai 3
  • Smart Farming

Emas Merah Tembus Rp 61 Ribu, Petani Cabai Bojonegoro Bisa Raup Untung Besar

Redaksi Padangan 7 hari ago 2
20 Desa Di Bojonegoro Blank Sport Internet, Ini Faktor Utamanya bojonegoro
  • Kebudayaan

20 Desa Di Bojonegoro Blank Sport Internet, Ini Faktor Utamanya

Redaksi Padangan 7 hari ago 1
Prabowo Genjot Smart Farming 2025, Internet Desa Jadi Tantangan Besar SF 1
  • Smart Farming

Prabowo Genjot Smart Farming 2025, Internet Desa Jadi Tantangan Besar

Redaksi Padangan 7 hari ago 1
Integrated Farming-Cara Hemat Belanja Pangan Sampai 40% TANI 1
  • Pariwisata

Integrated Farming-Cara Hemat Belanja Pangan Sampai 40%

Redaksi Padangan 7 hari ago 1

Sejarah Dunia

ChatGPT Image 22 Nov 2025, 20.30.47
  • Kebudayaan

Jatuhnya Baghdad 1258 M dan Runtuhnya Politik Islam

Redaksi Padangan 7 hari ago 0
Hubungan Palestina Indonesia
  • Sejarah Dunia

Hubungan Persaudaraan Palestina dan Indonesia dalam Perspektif Sejarah Diplomasi

Redaksi Padangan 2 bulan ago 1
ChatGPT Image 8 Mar 2026, 11.51.37
  • Sejarah Dunia

Inilah 5 Negara Ini Mampu Mengalahkan Mongol Di Masa Kejayaannya,

Redaksi Padangan 2 bulan ago 1

Padangan News

MEDANG
  • Sejarah Bojonegoro

Pesta Berujung Pralaya : Sejarah Runtuhnya Kerajaan Medang 1016 M Berdasarkan Prasasti Pucangan

Redaksi Padangan 5 hari ago 1
TEXAS 1
  • Pariwisata

Napak Tilas Penemuan Minyak Bumi Blok Cepu 1869, Sejarah Eksplorasi Emas Hitam Pertama Di Indonesia

Redaksi Padangan 5 hari ago 2
RANGGALAWE
  • Kebudayaan

Menelusuri Sejarah Hidup Adipati Tuban Arya Ranggalawe 1293 M

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
lamajang 1
  • Kebudayaan

Lamajang Tigang Juru Abad 13 : Negeri Muslim Pertama Di Jawa

Redaksi Padangan 6 hari ago 1
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.